OSPEK PENGENALAN KAMPUS TEKNIK KIMIA UPNV JATIM 2012

Ospek dilaksanakan pada tanggal 29-30 Agustus 2012 di Jurusan Teknik Kimia UPNV Jatim.

LKMM CUBAN TALUN TEKNIK KIMIA UPNV JATIM 2012

LKMM dilaksanakan pada tanggal 20-23 September 2012 di Cuban Talun, Batu Malang.

PENGURUS BEJ - BLM PERIODE 2012 - 2013

Pemantapan BEJ serta dihadiri BLM Jurusan Teknik Kimia dilaksanakan pada tanggal 4-6 Januari 2013 di UPNV Jatim.

RAKORNAS BKKMTKI DI UPNV JATIM

Rakornas BKKMTKI XV dilaksanakan tanggal 25-30 November 2012 yang di hadiri perwakilan mahasiswa Teknik Kimia se-Indonesia di UPNV Jatim.

SIDANG UMUM HIMATEKK TAHUN 2012

Sidang Umum HIMATEKK dilaksanakan pada tanggal 21-23 Desember 2012 di Villa Wimaya Pandaan.

Tampilkan postingan dengan label QUOTES. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label QUOTES. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Februari 2013

REMBULAN TENGGELAM DI WAJAH MU


Dengan tidak tahu, maka mereka yang menyadari kalau tidak ada yang sia-sia dalam kehidupan akan selalu berbuat baik. Setiap keputusan yang akan mereka ambil, setiap kenyataan yang harus mereka hadapi, kejadian-kejadian menyakitkan, kejadian-kejadian menyenangkan, itu semua akan mereka sadari sebagai bagaian dari siklus bola raksasa yang indah, yang akan menjadi sebab-akibat bagi orang lain. Dia akan selalu berharap perbuatannya berakibat baik ke orang lain. - hal 81-82

Kalian akan tetap menjadi saudara di mana pun berada, kalian sungguh akan tetap menjadi saudara. Tidak ada yang pergi dari hati. Tidak ada yang hilang dari sebuah kenangan. Kalian sungguh akan tetap menjadi saudara. - hal 127

Bukan sia-sia, tapi berikanlah yang terbaik. Karena yang terbaik itu akan kembali kepada kalian. - hal 196

Kita bisa menukar banyak hal menyakitkan yang dilakukan orang lain dengan sesuatu yang lebih hakiki, lebih abadi. Rasa sakit yang timbul karena perbuatan aniaya dan menyakitkan itu sementara. Pemahaman dan penerimaan yang tulus dari kejadian menyakitkan itulah yang abadi. - hal 212

Kalau Tuhan menginginkannya terjadi, maka sebuah kejadian pasti terjadi, tidak perduli seluruh isi langit bumi bersekutu menggagalkan. Sebaliknya, kalau Tuhan tidak menginginkannya, maka sebuah kejadian niscaya tidak akan terjadi, tidak perduli seluruh isi langit bumi bersekutu untuk melaksanakannya. - hal 213

Apapun bentuk kehilangan itu, ketahuilah, cara terbaik untuk memahaminya adalah selalu dari sisi yang pergi. Buakn dari sisi yang di tinggalkan. - hal 315

Seseorang yang memiliki tujuan hidup, maka baginya tidak akan ada pertanyaan tentang kenapa Tuhan selalu mengambil sesuatu yang menyenangkan darinya, kenapa dia harus di lemparkan lagi ke kesedihan. Baginya semua proses yang dialami, menyakitkan atau menyengkan semuanya untuk menjemput tujuan itu. - hal 318

Bukankah waktu bisa merubah perasaan ?. - hal 368

Ketika kau merasa hidup mu menyakitkan dan merasa muak dengan semua penderitaan maka itu saatnya kau harus melihat ke atas, pasti ada kabar baik untuk mu, janji-janji, masa depan. Dan sebaliknya, ketika kau merasa hidup mu menyenangkan dan selalu merasa kurang dengan semua kesenangan maka itulah saatnya kau harus melihat ke bawah, pasti ada yang lebih tidak beruntung darimu. Hanya sesederhana itu. Dengan begitu, kau akan selalu apndai bersyukur. - hal 417

Kamis, 14 Februari 2013

9 SUMMERS 10 AUTUMNS


Impian haruslah menyala dengan apapun yang kita miliki meskipun yang kita miliki tak sempurna meskipun itu retak-retak. - hal 21 alinea 1

Kegagalan ataupun keberhasilan sebuah proses adalah dimensi lain yang akan melahirkan pelajaran baru untuk proses selanjutnya. - hal 103 alinea 1

Ah children, ah dear friends do not be afraid of life! How good life is when you do something good and rightful - Detoevsky's The Brother Karamazov hal 207








Rabu, 13 Februari 2013

5cm.


Akan selalu ada suatu keadaan, kenangan, dan orang-orang tertentu yang pernah singgah dalam hati kita dan meninggalkan jejak langkah di hati kita dan kita pun tidak akan pernah sama lagi seperti kita sebelumnya. - hal 4

Kalo kita nggak bilang kita kalah, kita nggak akan pernah kalah.Enggak pernah ada manusia yang kalah, cuma pelajarannya aja mungkin agak berat dibanding yang lain. - hal 264

Kehidupan adalah 10% yang terjadi pada dirimu dan 90% sisanya adalah bagaimana kamu menghadapinya. - hal 265

Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu. Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa. Apapun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri, kalo kamu percaya sama keinginan itu dan kamu nggak akan menyerah. Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh, bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apapun itu, segala keinginan, mimpi cita-cita, keyakinan diri. Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu. Dan setelah itu yang kamu perlu cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang lebih sering melihat ke atas, lepisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, dan hati yang akan bekeja lebih keras dari biasanya, serta mulut yang selalu berdoa. - hal 362







Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin


Aku masih terlalu kecil untuk mengerti perasaan ku sendiri. - Tania hal 43

Ketahuilah, daun yang jatuh tak pernah membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya. – Danar hal 63

Prinsip hidup itu teramat lentur. Prinsip itu akan selalu berubah berdasarkan situasi yang ada di depan kita, disadari atau tidak. hal 144

Orang-orang yang sedang jatuh cinta memang cenderung menghubungkan satu dan hal lainnya. Mencari-cari penjelasan yang membuat hatinya senang. hal 166

Dalam urusan perasaan, di mana-mana orang jauh lebih pandai “menulis” dan “bercerita” dibandingkan saat “praktik” sendiri di lapangan. hal 174

Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, dan pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. - Dede hal 196